Hebat.!!! Wisata SPM Beroperasi, Dispenda Tak Dapat Tembusan.

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Hebat.! Tempat Wisata 'Selamat Pagi Madura' yang menjadi tumpuan Ribuan Pengunjung sejak di launching Pada tanggal 8 Juni 2016 Kemarin, ternyata masih menuai polemik, Pasalnya Hingga Saat Ini Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda)  Kabupaten Pamekasan masih belum menerima pemberitahuan atau tembusan, sehingga Dispenda sendiri belum bisa menarik Pajak Tempat Wisata Tersebut.

Padahal. Informasi yang dihimpun jatimaktual.com, Wisata Selamat Pagi Madura (SPM) itu menarik uang tiket masuk sebesar Rp. 20.000, sementara untuk memasuki areal permainan yang disediakan di arena wisata tersebut harus membayar tiket lagi dengan sebesar yang bervariatif mulai dari angka 1000 (Seribu Rupiah) hingga 10.000, (Sepuluh Ribu Rupiah) Sungguh angka yang pantastis, melihat Pengunjung yang membludak.

Belum lagi Biaya Parkir yang tentunya juga harus diketahui oleh Pihak Dispenda.

" kemarin waktu saya masuk, pertama dikenakan uang masuk 20 ribu, biaya parkir kalau didalam 2ribu. Untuk sepeda Motor, kalau mobil 5ribu, beda lagi kalau parkir diluar, karena lokasi parkir tidak memadai, banyak yang diparkir diluar, itu lebih mahal, nyampek didalam semuanya ada tarif sesuai wahana yang akan dimasuki, seperti Panah, satu busur = 1000, playingfox = 7500, Mainan ATV, 10.000 dua kali Putar, dan masih ada lagi. fasilitas yang gratis cuma ada sekitar tiga." tutur Vicky salah satu pengunjung.

Agus Mulyadi, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan, menegaskan bahwa maskipun Tempat Wisata tersebut sudah dilaunching dan resmi beroperasi pihaknya tidak berani untuk menarik pajak. Lantaran belum ada surat tembusan kepihak Dinas beliau.

" sampai sekarang belum ada tembusan ke kami, jadi kami tidak bisa menarik pajak Tempat Wisata itu, kalau saya nagih pajak sebelum ada tembusan ke Dinas Kami, Saya salah," ungkapnya.

Tapi, lanjut Agus Mulyadi menjelaskan, pihaknya sudah menegur pihak pengusaha wisata tersebut, terkait pajak akan ditarik semua mulai dari parkir dan Hiburan Lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pihak KPPT masih belum belum bisa dikonfirmasi. (Muhri)

Respon Pembaca.