Aktifis Mahasiswa Jember. Kritisi Adanya Videotron di Areal Monomen Arek Lancor.

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN, Adanya Videotron yang menelan anggaran miliaran di sebelah selatan Monomen Arek Lancor Pamekasan Madura Jawa Timur, dinilai Mubadzir, pasalnya Vedio yang dimunculkan di layar tersebut hanya berkutat pada persoalan kegiatan SKPD dan Pemkab Pamekasan, "pencitraan".

Abd Rozak Aktifis Mahasiswa Kabupaten Jember menilai sia-sia pemerintah mengadakan videotron tersebut.

" ini pengelolaannya gak jalan, seandainya pemerintah pintar mengelola ini, disamping bisa menampilkan kreatifitas masyarakat Pamekasan, bisa juga dikelola agar bisa membantu pendapatan Daerah, " ungkap Pemuda Asal Palengaan Daya Pamekasan tersebut saat sedang cangkrukan bersama sejumlah aktifis Pamekasan, sabtu (21/11/15) malam.

Disamping itu Pemkab harus berani mempublikasi atau menampilkan Fakta yang real (Nyata) dilapangan, salah satu contohnya, pemkab tidak berani menampilkan kegiatan audensi maupun aksi yang jelas-jelas legal kegiatannya.

Abd Rozaq.
Mantan Kekom PMII IAIN Jember,
Pemuda asal Pamekasan
" seandainya pemkab berani menampilkan video teman-teman aktifis yang melakukan audensi dan aksi, ini menjadi sebuah evaluasi bersama bagaiman Perkembangan Pamekasan Kedepan, tapi nyatanya tidak. Apakah keluh kesah masyarakat selalu dinilai negatif oleh pemerintah?, kalau begitu adanya. Lalu keberadaan Videotron ini yang di ambil dari keringat masyarakat hanya untuk mendewakan Pemerintah." Singgungnya.

Jadi pihaknya berharap, selaku warga pamekasan agar pemerintah Lebih memahami keinginan masyarakat, " jangan hanya melihat sebelah. Semua fasilitas ini dari masyarakat dan untuk masyarakat," tandas Rozak. (dk)

Respon Pembaca.

2 comments:

afiv bafaQih said...

Saya sepakat dgn redaksi yg dilontarkan shbat abd razaq krna negara kita mnganut sitem demokrasi jadi pemerintah dlam membuat kebijakan haruslah berpihak kpda rakyat krna kedudukan paling tinggi adalah rakyat.

Jatim Aktual said...

Pada dasarnya bgt...

Post a Comment