Usut Tuntas Gerbong Radikal di Kampus UNEJ, BEM Aksi Turun Jalan Pukul Mundul Radikalisme


(10/12/19) Akhir- akhir ini paham radikal kuat muncul kembali diberbagai daerah khususnya di wilayah perguruan tinggi Berdasar hasil riset oleh Alvara Research Center pada tahun 2017 lalu menyebutkan presentase mahasiswa yang setuju dengan negara Islam dan perlu diperjuangkan untuk penerapan islam secara kaffah mencapai angka 23,5% lebih tinggi disbanding pelajar (16,3).

Ditambah lagi hasil riset oleh SETARA Instituse for Democrasi and Peace pada tahun 2019, menyebutkan sebanyak 10 perguruan tinggi dan 39% mahasiswa terpapar radikal oleh Direktur Riset setara Institute Dialog public deradikalisasi dan kebijakan kampus yang telah diadakan BEM Universitas Jember sudah direncanakan sebelum meletusnya pemberitaan angka radikalisme 22% mahasiswa yang terpapar radikalisme. Kronlogis atas apa yang sudah dilaksanakan ialah perencanaan-dialog public-followup-hearing dengan membawa tuntutan rekomendasi gagasan deradikalisasi.

Dialog public dilaksanakan 28 September 2019, rabu 04 Desember 2019 telah dilaksanakan follow up dialog public yang menghasilkan rekomendasi tuntutan deradikalisasi yang berupa tim Khusus, pelaksanaannya nanti adalah melakukan riset kembali mengenai pemetaan radikalisme kampus dengan target mahasiswa, dosen, dan karyawan. Mengingat pernyatan rektor bahwa tidak valid nya hasil 22% tersebut. Sedangkan BNPT menyebutkan angka tesebut lebih kecil dari pada yang dimiliki oleh BNPT. Kemudian tanggal 05 Desember 2019, BEM mengirim surat hearing kepada rektorat dengan membawa apa yang menjadi rekomendasi ke depannya perlu dilakukan Unej. Akan tetapi, hal ini Unej karena ada rapat pimpinan pada hari Jum’at 06 Desember 2019, sehingga audiensi pun gagal dilakukan dan diganti di hari Senin 09 Desember 2019.

Akan tetapi, lagi-lagi Unej membatalkan audiensi. Sehingga dengan ditemukannya data permasalahan dan tantangan radikalisme yang berada di Kampus Unej maka kami akan aksi turun jalan menutut pihak rektorat menindaklanjuti gerbong besar benih-benih islam radikal di seluruh civitas akademika Universitas jember

Ratusan Miliar Dana Hibah Tunai di Biro AP Diduga Jadi "Bancakan" Oknum Pejabat

Jatimaktual.com, Jawa Timur.- Permainan Bantuan Dana Hibah Provinsi Jawa Timur di beberapa Instansi utamanya di Biro Administrasi Pembangunan (BIRO AP) Lambat laun mulai terbongkar.

Rupanya ada salah satu oknum Pejabat Biro AP yang diduga menjadi "Broker" dan menjadi penampung permintaan sejumlah Korlap di Madura.

Dari Hasil investigasi media jatimaktual.com terdapat beberapa persoalan yang harus diperhatikan oleh Gubernur Jawa Timur, salah satunya yaitu dugaan adanya Transaksi keuangan yang dilakukan oleh "Korlap" wilayah madura dengan oknum pejabat di Biro AP yang berinisial A dan angkanya sangat fantastis. Sehingga wajar ketika bantuan tersebut tidak sesuai peruntukannya. Bahkan keberadaan bantuan Dana Hibah yang seharusnya mempermudah dan mensejahterakan masyarakat hingga kini masih perlu menjadi evaluasi bersama.

Padahal dari puluhan ribu bantuan Hibah seharusnya mampu menfasilitasi kelompok masyarakat agar tidak kebingungan untuk mengajukan dan mendapatkan bantuan. Utamanya yang berdomisili di desa-desa terpencil, namun sayangnya, fakta dilapangan berbeda, mayoritas bantuan hibah itu dikelola oleh korlap, ada yang dititipkan sebagian "di jual" kepada pihak-pihak tertentu sehingga berdampak pada realisasi pekerjaan, yang seharusnya dikerjakan 100% sesuai anggaran yang ada, tetapi karena adanya permainan tersebut realisasi pekerjaan diduga hanya berkisar 40-50%.

Yang harus diperhatikan pula, bantuan yang menumpuk di beberapa desa yang selama ini dinilai diluar ke wajaran, sehingga perlu adanya surview langsung oleh gubernur jawa timur, yang itupun bukan hanya surview formalitas tetapi betul - betul di kroscek, mengingat banyaknya dugaan tumpang tindih, fiktif, atau tidak jelas prasasti bantuan. agar bantuan tersebut terealisasi maksimal dan tidak terkesan jadi "Bancakan".

Hingga berita ini di turunkan masih perlu tanggapan Ibu Gubernur Jawa Timur terkait beberapa persoalan diatas, terutama tentang dugaan adanya transaksi "uang pelicin"  yang dilakukan oleh oknum Pejabat di Biro AP. (ma)

Rapat Koordinasi Komite Pengarah Program INOVASI: Implementasi Program di Jawa Timur dalam Meningkatkan Mutu Belajar Siswa

Jatimaktual.com, Surabaya, 4 Desember 2019 – Rapat Koordinasi Komite Pengarah Program (steering committee) Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) Provinsi Jawa Timur hari ini diselengarakan di Gedung Bina Loka, Pemerintah Provinsi Jatim untuk membahas perkembangan, hasil dan dampak dari implementasi program INOVASI selama tahun 2019. Berbagai program rintisan INOVASI sejak tahun 2018, telah diimplementasikan di 5 (lima) kabupaten / kota di Jawa Timur sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran siswa kelas awal di Jawa Timur, terutama dalam hal pembelajaran literasi dan numerasi (calistung) di kelas awal, pembelajaran kelas rangkap (multigrade), kepemimpinan yang mendukung pembelajaran (leadership), dan pendidikan inklusif. 

Untuk meningkatkan mutu pembelajaran siswa jenjang pendidikan dasar di Provinsi Jawa Timur, maka inovasi pembelajaran oleh guru penting dilakukan guna meningkatkan hasil belajar literasi dan numerasi (calistung) siswa yang tergolong masih di bawah rata-rata nasional. Salah satu strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur adalah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam mengimplementasikan program INOVASI di 5 kabupaten / kota, yakni: Kab Sumenep, Kab Sidoarjo, Kab Pasuruan, Kab Probolinggo, dan Kota Batu. INOVASI sendiri merupakan program kemitraan Pemerintah Australia dan Indonesia yang berfokus menemukan cara-cara yang bisa meningkatkan hasil belajar literasi dan numerasi siswa. Kolaborasi berbagai pihak melalui pelaksanaan program INOVASI di 5 kabupaten / kota telah menghasilkan sejumlah perubahan yang menjanjikan, baik itu di tingkat sekolah maupun kabupaten. 

Rapat koordinasi untuk membahas perkembangan program secara lebih lanjut ini rencananya dipimpin dan dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan di Jawa Timur yaitu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur,  Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, jajaran pemerintahan dan kelembagaan tingkat provinsi Jawa Timur, para Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari 10 kabupaten kota, Bappeda dari 10 kabupaten / kota, Kedutaan Besar Australia di Jakarta dan tim INOVASI. INOVASI juga mengundang mitra kerjasama INOVASI dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan yakni: Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Universitas Nahdatul Ulama Surabaya (UNUSA), Universitas Bina Nusantara Jakarta (BINUS), dan LSM Kolaborasi Literasi Bermakna. INOVASI menggandeng 2 organisasi Islam besar di Indonesia untuk mendukung peningkatan kualitas sekolah Islam di Indonesia yakni: LP Ma’arif NU dan Muhammadiyah. Kegiatan ini dihadiri oleh Moch. Abduh, Ph.D. Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Balitbang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan Prof. Dr. Suyitno, M.Ag., Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama.

Program Director INOVASI, Mark Heyward, Ph.D, mengatakan, “Di tahun 2019 ini, berbagai program rintisan INOVASI telah dan sedang dilaksanakan di Jawa Timur, termasuk yang dilaksanakan oleh berbagai LSM, organisasi Islam, dan LPTK mitra. Program-program tersebut menyasar berbagai program pendidikan seperti literasi, numerasi, leadership, pembelajaran kelas rangkap, dan pendidikan inklusi yang memang menjadi prioritas yang perlu diatasi di masing-masing kabupaten / kota. Penting bagi kita menjalin kerjasama untuk mencapai tujuan bersama. Kami pun telah melihat perubahan positif setelah program diimplementasikan, termasuk dalam hal peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengajar pada guru di sekolah-sekolah dampingan INOVASI.”

Sebagai program kemitraan di bidang pendidikan, INOVASI berupaya mendorong peningkatan dan akselerasi mutu pendidikan di Indonesia, seperti yang selama ini dilaksanakan di Jawa Timur. Atas kerja sama dan dukungan mitra-mitra INOVASI, termasuk para pemangku kebijakan tingkat pusat serta provinsi dan kabupaten/kota, pelaksanaan program pun dapat terlaksana dengan baik. Dukungan pemangku kepentingan pemerintah pun nampak dari skala kebijakan hingga penganggaran. 

Rapat koordinasi ini juga digunakan untuk melakukan evaluasi dalam rangka mencapai suatu kerangka keberlanjutan program, selain juga menjadi wadah diseminasi praktik-praktik baik di tingkat kelas, sekolah, maupun gugus yang telah terbukti memberi dampak positif dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan – terutama dalam hal pembelajaran literasi, numerasi, dan inklusif.

“Program INOVASI fase pertama di Jawa Timur telah berlangsung sejak 2018. Telah banyak capaian di bidang literasi, numerasi, leadership, pembelajaran kelas rangkap, dan pendidikan inklusi sebagai fokus utama program. Sebagian di antaranya telah ditindaklanjuti secara mandiri oleh pemerintah kabupaten dan provinsi. Melalui SC meeting ini, makna strategis yang ingin dicapai adalah pentingnya upaya meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi antar kabupaten dan provinsi dalam rangka mewujudkan kesetaraan pendidikan bagi seluruh anak didik di Jawa Timur,” ujar Silvana Erlina, Provincial Manager INOVASI di Jawa Timur.

Sekilas Tentang INOVASI
Inovasi untuk Anak-anak Sekolah Indonesia (INOVASI) adalah program kemitraan antara Pemerintah Australia dan Indonesia dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar. Bekerja secara langsung dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama, INOVASI berupaya memahami cara-cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa di berbagai sekolah di seluruh Indonesia, terutama dalam hal hasil pembelajaran literasi dan numerasi. Pelaksanaan program ini dilakukan di 17 kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Jawa Timur. Di Jawa Timur, Program INOVASI bekerja di 5 (lima) kabupaten / kota yakni: Kab Sumenep, Kab Sidoarjo, Kab Pasuruan, Kab Probolinggo, dan Kota Batu.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program INOVASI, kunjungi situs webnya di www.inovasi.or.id atau kunjungi halaman Facebook kami: https://facebook.com/InovasiPendidikanAIP/. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Tim Komunikasi INOVASI Provinsi JAWA TIMUR, atau kunjungi website, facebook, dan Youtube INOVASI melalui: www.inovasi.or.id, facebook Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia, dan youtube INOVASI Pendidikan.

Dian Kusuma Dewi
Communication Officer Program INOVASI Jatim

AKHIR PENGEMBARAAN

Kesekian kali embun mencumbu di pagi hari
Menggerutui pori-pori kulit yang luluh lantak
Membasahi daun teratai yang beku 
Udara
Kau yang mengerti cara mengisi kekosongan
Walau tampakmu aku tak pernah melihat
Sudah cukup kau beri kedamaian
Sajak kecilku ciptakan cakrawala di langit
Memainkan lamunan indah 
Menciptakan hal sederhana 
Menggebu bahagia
Dan pada akhirnya...
Terserat di telan masa
Pengembaraan terakhir sudah menetap 
Damai sudah tercipta

Pamekasan, 12 Desember 2018

PENTINGNYA MEMILIH GURU DI HARI GURU

(Kajian Kitab Taklim Mutaallim Pondok Pesantren Ziyadatut Taqwa)
Ziyadatut Taqwa sebuah pesantren yang terletak tak jauh dari kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, bisa dikatakan juga ada di tengah-tengah perkampungan tepatnya,  dusun Asem- Larangan Tokol- Pamekasan. Karena letaknya tak jauh dari kampus IAIN Madura tak patut di pungkiri santri yang mondok di pesantren ini rata-rata mahasiswa dari pulau Madura ada juga yang dari luar Madura. Meskipun yang nyantri di pesantren ini rata-rata Mahasiswa, namun pesantren ini bukan untuk mahasiswa siapa saja boleh nyantri di pesantren. 
Di bawah pengasuh K. Afiful Khair dan Ny. Wasilatul Bariroh pesantren ini banyak sekali program yang ada di dalamnya seperti  prorgam madrasiyah dan ubudiyah. Salah satu program unggulan yang ada di pesantren ini adalah tahfidz al-Qur’an yang langung di bina oleh Ny. Wasilatul Bariroh. Meskipun pesantren ini masih di katakan baru 5 tahun berdiri, namun perkembangannya sangat pesat sekali. Di samping tahfidz al-Qur’an sebagai program unggulan, program kajian kitab juga mewarnai program yang ada di pesantren ini sebagai ciri khas pesantren yang ada di Indonesia. Tafsir Jalalain, fathul Qarib, Riyadus Solihin, dan taklim adalah kitab-kitab di kaji dalam pesantren ini. Kitab taklim mutaallim menjadi kitab yang khas dalam pembahasan hakikat mencari ilmu, mencari guru, menghormati ilmu dan mengormati guru yang langsung di ajarkan oleh mudiru ma’had Ziyadatut Taqwa al Mukarrom K. Afiful Khair. Dalam fashl fi ikhtiyar al ilmi wa al ustad  menjelaskan
أما اختيار الأستاذ: فينبغى أن يختارالأعلم والأورع والأسن، كما اختار أبو حنيفة، رحم الله عليه، حماد بن سليمان، بعد التأمل والتفكير، قال: وجدته شيخا وقورا حليما صبورا فى الأمور. وقال: ثبت عند حماد بن سليمان فنبت
Dalam memilih guru, hendaklah memilih yang lebih alim, waro' dan juga lebih tua usianya, sebagaimana Abu Hanifah memilih kiai Hammad bin Sulaiman karena beliau memiliki kriteria tersebut. Abu Hanifah berkata . Katanya lagi: saya mengabdi di pangkuan tuan Hammad Bin Abu Sulaiman, dan ternyata sayapun makin berkembang.
Ini artinya ketika hendak berguru pilihlah guru yang alim, waro, penyabar dan usianya lebih tua dari kita.Beliau juga menjelaskan disamping seorang santri atau Talibul Ilmi memilih dan memilah ilmu, yang penting bagi agamanya juga di anjurkan untuk memilih guru 
فانظر الى من تاءخذ دينكم
Kepada siapa kita berguru, karena ketika berguru jika ingin memperoleh ilmu yang barokah lihatlah ketersambungan sanad guru tersebut.
Ketika beliau menjelaskan maka tak jarang beliau selalu menghubungan dengan kehupan mahasiswa dan pemuda masa kini. Dengan dawuh yang tegas, singkat dan mudah di mengerti oleh santri juga ada unsur canda tawa menjadi ciri tersendiri ketika beliau berdakwah menyampaikan ilmunya.
Selamat hari guru
Doa terbaik untuk semua para guru, semoga ilmu yang alirkan kepada kami menjadi ilmu yang barokah.
BIODATA
Nama: Nafilah Sulfa
Alamat: Torjun Sampang
Pp: Pondok Pesantren Ziyadatut Taqwa
Asal instansi: Ilmu Alquran dan Tafsir 
Status: Santri dan Mahasiswa